Panjat Tebing dikalangan Generasi Milenial

Olahraga merupakan bagian dari kebutuhan hidup manusia. Beragam jenis olahraga bisa dilakukan khalayak umum dengan biaya murah ataupun mahal. Olahraga memiliki tujuan yang berbeda-beda bisa dalam bentuk memperoleh kesenangan, kesehatan, status sosial maupun beprestasi sebagai olahragawan yang profesional.

Salah satu jenis olahraga yang mulai diminati saat ini adalah panjat tebing. Panjat Tebing atau bahasa "kerennya" dikenal dengan Rock Climbing merupakan salah satu dari sekian banyak olahraga alam bebas dan merupakan salah satu bagian dari mendaki gunung yang tidak bisa dilakukan dengan cara berjalan kaki melainkan harus menggunakan peralatan dan teknik-teknik tertentu untuk bisa melewatinya. Pada umumnya panjat tebing dilakukan pada daerah yang berkontur batuan tebing dengan sudut kemiringan mencapai lebih dari 45° dan mempunyai tingkat kesulitan tertentu. Kini Rock Climbing memiliki turunan yaitu Wall Climbing. Adalah olahraga yang dilakukan dengan cara memanjat dinding buatan yang sudah dilengkapi dengan bebatuan buatan sebagai pijakan untuk kaki dan tangan. Dibandingkan panjat tebing atau rock climbing, wall climbing ini dianggap jauh lebih aman karena memiliki lingkungan yang lebih nyaman, berbeda jauh dengan panjat tebing yang harus mempertimbangkan kondisi cuaca dan juga alam sekitar.

Kini banyak dijumpai dinding buatan di fasilitas umum atau taman kota maupun di kampus-kampus. Uniknya para penggiat wall climbing ini di dominasi para remaja usia 12-17 tahun, bahkan usia anak 7-11 tahun sudah banyak membicarakan teknik teknik memanjat seperti jug, side pull, pinch, thumb lock, dll. Kali ini mimin Jagat Mapala sempat menyambangi tempat latihan wall climbing yang berada di Mall Boxies Bogor untuk berlatih bersama para pencinta wall climbing setempat. Berada di lantai 5, boulder climbing gym di mall ini digadang-gadang sebagai yang terbesar di Indonesia. Sarana panjat tebing di mall ini meliputi berbagai jalur, seperti Lead Wall, Speed Wall, Bouldering dan Fun Wall. Tak hanya bisa dinikmati oleh para orang dewasa, Indoor Boulder Climbing Gym juga aman untuk anak-anak. Selain itu di sediakan juga store khusus untuk peralatan panjat tebing seperti Carabiner, Harness, Tali, Belay, dan lainnya. Dengan tiket 100k perkunjungan di weekday atau 125k di weekend tersedia juga member dengan rate 600k untuk unlimited kunjungan.

Fun Wall Climbing merupakan trek memanjat yang paling banyak diminati anak-anak karena bentuk puzzle dan dinding yang menarik bagi dunia anak. Mimin Jagat Mapala berharap dapat lahir para pecinta alam dengan skill climbing tingkat nasional atau dunia seperti ditunjukan atlet nasional Aris Susanti di kejuaraan dunia panjat tebing 4 tahun silam.

MFA